Postingan

Fenomena "Jarkom" via SMS

Gambar
Di zaman serba canggih ini, tentunya berkirim pesan sudah bukan lagi hal yang sulit, meskipun harus mengirimkannya ke beberapa teman. Cukup sekali tekan tombol maka semua orang sudah dapat mengetahui suatu informasi. Eits, itu berlaku untuk grup ya. Bagi yang tidak menjadi anggota, kita cukup mengirim ulang ke orang yang dituju. Bahkan, dengan fitur " forward " alias "diteruskan", kita cukup klik tombol tersebut dan pilih kontak tujuan. Secepat kilat pesan terkirim ke tujuan. Kecuali nih, kecuali kuota internet habis, silakan isi pulsa dahulu. Hal yang jauh berbeda terjadi beberapa tahun yang lalu. Jangankan mengirim pesan ke beberapa orang, mengirim ke satu orang pun harus diusahakan sesingkat mungkin agar tidak terkena biaya tambahan. Operator telah menentukan maksimal jumlah huruf untuk sekali kirim pesan. Lebih dari itu, akan terkena biaya tambahan. Ada juga operator yang menghitung biaya SMS dengan jumlah huruf yang dikirim. Semakin singkat isi pesan, ...

Nila setitik rusak susu sebelanga

Gambar
Kalau tidak salah, pertama kali mendengar kalimat ini saat masih duduk di SD, mata pelajaran bahasa Indonesia mengenai peribahasa. Lupa tepatnya kelas berapa. Awalnya masih belum seratus persen percaya dengan makna peribahasa tersebut. Masa iya sih, seseorang akan dilupakan semua kebaikannya hanya karena satu kali melakukan hal buruk, yang bisa saja itu tidak disengaja. Ya mungkin karena belum merasakan sendiri kejadiannya. Sampai pada akhir tahun 2018 kemarin, barulah menyadari kebenaran peribahasa tersebut. Butuh waktu sekitar 15 tahun untuk menyadari cintamu padaku  makna dibaliknya. Lupa tepatnya bulan apa tapi yang jelas di akhir-akhir tahun lalu, ada suatu kejadian yang dirasa menyadarkan diri ini. Tidak mengalami secara langsung sih, melainkan teman dekat. Namun tetap saja hal itu berpengaruh bagi saya karena saya pun mengenal sosok subjek dibalik peribahasa ini. Beliau adalah seseorang yang sudah sepuh, berusia sekitar 70 tahun. Hampir setiap hari saya dan teman sa...

Hakikat kampanye : memasyarakatkan visi misi atau mengganggu masyarakat

Gambar
Sumber: google.com Menurut KBBI, kampanye adalah  kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yang bersaing memperebutkan kedudukan dalam parlemen dan sebagainya untuk mendapat dukungan massa pemilih dalam suatu pemungutan suara. Cara pelaksanaannya tentu beda-beda dari setiap kubu. Yang terpenting dilarang kampanye hitam.  Demi kemaslahatan bersama, tata cara kampanye telah diatur oleh KPU. Bukan apa-apa, tapi tahu sendiri kan bagaimana proses kampanye di Indonesia? Secara pribadi, antara setuju tidak setuju dengan adanya agenda kampanye ini. Setuju karena [mungkin] bisa mengenalkan si paslon yang berkaitan. Mengenalkan visi misi maupun program pembangunan untuk lima tahun ke depan. Harapannya masyarakat lebih mengenal paslon yang ada dan bisa menentukan pilihannya. Di sisi lain, ada beberapa hal yang membuat saya kurang setuju berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan. Wuidih sudah pantas jadi anggota bawaslu nih hihi Pertama, ...

1/2190

Gambar
Kalo nggak salah, rasanya udah tinggal alias domisili di Solo sekitar 6 tahun tapi ya ini lah pertama kalinya sepedaan dan masuk Stadion Manahan . Silakan anggap ku lebay 😐 Yap, tau sendiri kan kalo anak kosan terbatas dengan segalanya termasuk kendaraan yg satu ini. Banyak dari mereka bawanya motor. Kalaupun ada temen asli Solo, jarang banget mereka ada sepeda. Kalopun ada, nggak pernah tuh mereka ke kampus naik sepeda. Fyi, sebenernya ada saudara tinggal di sini tapi mereka adanya sepeda anak kecil. That is why this is my first time to bicycling in this city. Terus, sepeda siapa dong? Jadi, ada temen jaman SMA yg kuliah di kampus sama dan udah nikah dan akhirnya menetap di sini. Saat itu suaminya lagi jaga di RS dan aku diminta nginep rumahnya buat nemenin (padahal aslinya malah ngerecokin). Emang sih kami berdua suka sepedaan dan kebetulan ada 2 sepeda. Akhirnya pagi harinya kami sepedaan. Awalnya cuma muter-muter kompleks, selanjutnya diajak ke Manahan. Selama hidup si sin...

Manusia cerdik, kurangi plastik

Gambar
Alasan terciptanya tulisan ini yaitu akumulasi dari keadaan emosi yang memuncak atas kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan plastik. Semakin lama mereka bebas menggunakannya tanpa diimbangi dengan adanya pengelolaan sampahnya. Efek jangka pendek bukanlah kita yang merasakan namun makhluk hidup lain yang tidak bersalah atas keberadaan plastik tersebut. Kita baru akan merasakan beberapa puluh tahun mendatang ketika bumi ini sudah tidak bisa menampung zat tak teruraikan itu. Berawal dari berita di situs "Line Today" terkait adanya paus sperma yang mati di Wakatobi. Setelah dicek melalui pembedahan, ditemukan 5,9 kg sampah plastik di organ dalam hewan mamalia itu. Bukan hanya sekedar sedotan atau sampah kecil lainnya, ada juga tali rafia, gelas plastik, botol plastik hingga terpal. Lebih miris lagi, sampah itu sudah berubah warna menjadi lebih gelap yang mengindikasikan telah ada lama di hewan tersebut. ↓ Informasi terkait efek penggunaan plastik ...

Jadilah netijen bijak

Gambar
Temen-temen pernah tidak membaca komentar-komentar netizen terkait suatu unggahan informasi yang sebenarnya jawaban pertanyaan mereka itu sudah terpampang jelas di unggahan tersebut? Atau mungkin ada yang jadi admin suatu akun dan selalu dikirim pesan terkait hal-hal yang baru diunggah? Dan tentu jawabannya bisa dicari di unggahan itu. Apa yang kalian rasakan? Gemas-gemas yaa Sedikit curhat nih, kebetulan saya salah satu admin suatu akun komunitas sosial. Beberapa kegiatan utamanya adalah perekrutan panitia dan relawan. Entah mengapa, setiap selesai mengunggah suatu informasi terkait hal tersebut, pasti ada orang yang "pm" dan tanya. Sedihnya, jawaban dari pertanyaan itu sudah ada di unggahan tadi. Oke lah coba dijawab dengan singkat dan diberi tambahan informasi terkait pertanyaannya (untuk cek unggahannya kembali). Tidak lama berselang, netizen tersebut kembali bertanya dengan pertanyaan yang tentunya jawabannya sudah ada lagi. Kadang terpikir, apakah sebe...

“Jangan terlalu baik, nanti dimanfaatin”

Pernah mendenger kalimat atau percakapan yang intinya tentang “ jangan terlalu baik, nanti dimanfaatin ”? Aku pribadi pertama kali mendenger saat awal-awal kuliah dan kalimat itu diucapkan oleh saudaraku yang sudah bekerja cukup lama.  Awalnya cuek karena yang mengungkapkan seorang laki-laki dimana mereka terkadang hanya berbicara apa yang saat itu terlintas di pikirannya. Tapi ditelaah lagi, kenapa bisa seorang laki-laki terbersit pikiran seperti itu? Apalagi dengan statusnya yang dirasa sudah cukup berpengalaman bersosialisasi di dunia nyata. Kita tahu bahwa sikap natural mereka cuek dan rasional, bukan emosional yang berperasaan. Akhirnya aku coba telaah dan ternyata makna kalimat itu benar bahkan artinya cukup dalam. Saat itu aku biasa saja, karena memang aku merasa bukan pribadi yang cukup baik dan masih labil sehingga melakukan apapun sesuai mood tanpa memikirkan belas kasih atau sungkan. Lama-kelamaan, tumbuhlah rasa sungkan apalagi dengan kondisi anak kosan yang terka...