Postingan

Doppelgänger

Gambar
Anda pasti pernah melihat seseorang yang mirip dengan teman atau saudara sendiri, padahal mereka bukan keluarga bahkan mungkin tidak saling mengenal. Yap, fenomena ini dikenal dengan doppelgänger . Kata yang berasal dari Jerman ini berarti "penampakan atau kembaran dari orang hidup". Menurut Oxford Learner's Dictionaries , doppelgänger  berarti "orang lain yang terlihat persis seperti mereka". Mungkin kita sudah mengetahuinya sejak lama, bahkan banyak berita yang menampilkan "kembaran" dari para tokoh nasional. Ada orang yang mirip Sule atau Tukul Arwana, bahkan presiden Joko Widodo. Mereka tidak bermaksud menyamakan diri, memang wajah mereka serupa. Saya jadi berpikir, mungkin saja para stuntman aktor dan aktris hollywood di sana adalah  doppelgänger mereka. Ada pendapat yang mengatakan bahwa "kita semua memiliki 7 kembaran di dunia ini". Entah itu suatu fakta atau hanya mitos belaka. Terlepas dari itu, terkadang saya memikirkannya dan men...

Cerita dari dapur: Banana bread

Gambar
Unggahan saya sebelumnya pernah membahas mengenai ide  keren  - yang tercetus saat overthinking menjelang tidur malam- yaitu cooking sharing . Saya tidak akan menjelaskan resep atau proses memasaknya, hanya menunjukkan hasil masakan yang saya ikuti dari resep-resep yang ada di dunia maya. Kira-kira seberapa berhasilkah saya meniru mereka membuat makanan yang dari gambarnya bisa membuat kita meneteskan air liur. Resep kali ini adalah BANANA BREAD dari selebtwit @newt . Entah siapa nama aslinya dan darimana asalnya. Sudah sejak lama saya sengaja mengikuti akunnya karena sering membagikan resep-resep makanan sederhana dengan bahan mudah didapat dan cara praktis. Hebatnya lagi dia laki-laki. Btw, kenapa saya malah cerita tentang dia? Kembali lagi ke resepnya. Tanggal 22 April 2020, saat itu ada banyak pisang dari kebun sebelah rumah, dua tandan seingat saya. Kami sudah membagikan ke saudara-saudara dekat, membuat pisang goreng, dan merebusnya. Tapi masih ada beberapa pisang. Ibu ...

Aktivitas sosial selama pandemi

Gambar
Seperti yang kita tahu bahwa pandemi COVID-19 ini berdampak bagi segala aspek, termasuk kegiatan-kegiatan sosial. Banyak komunitas yang "vakum" untuk sementara waktu. Mereka terpaksa menunda semua kegiatan rutinnya karena tidak memungkinkan untuk mengumpulkan orang jumlah besar dalam satu tempat dan satu waktu. Kelas Inspirasi Kebumen (KIK) merupakan salah satu komunitas yang merasakan dampaknya. Sudah sejak tahun 2016 saya mengikuti KIK. Komunitas yang bergerak di bidang pendidikan ini rutin mengadakan kegiatan inspirasi setiap tahunnya. Mereka mendatangkan puluhan relawan pengajar dan dokumentator untuk berbagi cerita mengenai profesi mereka di beberapa sekolah dasar serentak pada satu hari. Hal ini tentu saja tidak dapat dilaksanakan. Sebagian besar relawan berasal dari luar kota, bahkan Jabodetabek yang notabene sebagai daerah dengan kasus tinggi. Aturan PSBB menjadikan sulitnya akses transportasi dan perijinan keluar kota. Kami semua memahaminya. Kami juga tidak tahu ko...

Back to December

Gambar
Pasti kalian semua sudah tahu ya lagu Back to December . Lagu ciptaan Taylor Swift ini juga pernah jadi favorit saya saat itu, saat menggalau ria 😖 Eitssss, postingan ini bukan berisi lirik lagu atau kisah perilisan albumnya ya. Buat kalian yang mau nyanyi-nyanyi sambil baca liriknya, bisa pindah halaman lain. Eh jangan dong, cerita di halaman ini tidak kalah menarik dengan lirik ciptaan mbak Taylor loh -------- Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap awal bulan Desember pasti diramaikan dengan berbagai unggahan, terutama harapan-harapan untuk tahun selanjutnya. Bukan tanpa alasan. Kita tahu kalau Desember adalah bulan terakhir. Bulan ke dua belas setelah melewati sebelas bulan sebelumnya. Jadi tidak heran kalau di awal bulan ini banyak cerita-cerita nostalgia yang telah dialami selama sebelas bulan terakhir yang bisa dijadikan pengalaman dan pengajaran. Tak lupa menuliskan harapan-harapan di tahun mendatang. Saya juga tidak mau ketinggalan. Ada cerita nostalgia setahun yang lalu. ...

Apa salah mereka?

Gambar
Tiba-tiba teringat mata kuliah  Teori Promosi, Prerilaku, Sosiologi Kesehatan saat semester 1 dulu. Kami mendapat tugas untuk membuat artikel mengenai kondisi lingkungan saat ini, tentunya yang berkaitan dengan kesehatan. Saya pun mengambil tema mengenai disabilitas dan bagaimana lingkungan memperlakukan mereka. Saat itu, saya tinggal di kosan dekat RS rujukan provinsi dan Balai Besar Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF). Kondisi ini membuat saya sering sekali melihat para disabilitas melintas. Mereka saling membantu sama lain, misalnya mereka yang bisa berjalan normal mendorong kursi roda temannya. Tidak hanya memperhatikan mereka, saya juga melihat reaksi masyarakat sekitar. Baiknya, masyarakat tidak terlalu memberikan perhatian mencolok bagi para penyandang disabilitas tersebut. Saya pun mengamati kondisi lingkungan, seperti jalanan, bangunan, fasilitas umum, dll. Ada beberapa yang sudah ramah difabel, ada pula yang perlu perbaikan. Saya pikir kota ter...

Yang menarik saat mati listrik

Gambar
  Entah kenapa ketika mati listrik -mati lampu- rasanya menentramkan. Alih-alih menggunakan lampu emergency yang terang, kami sekeluarga sengaja berteman sumber cahaya dari  lampu teplok agar suasana makin syahdu.  Apalagi ditambah hujan deras. Paket komplit 😎😎 Dulu, tahun 2000an saat masih ada radio non listrik alias berbaterai, kami sekeluarga tiduran di lantai berjajar (kayak pindang aja) diiringi backsound  siaran radio selama mati listik. Sayangnya, radio tersebut sudah lama rusak 😓 Tidak jauh berbeda dengan dulu. Sekarang pun, ketika mati listrik, kami masih melakukan aktivitas yang sama, tiduran (sudah tidak berjajar yaa) sambil mendengarkan siaran radio. Sedikit berbeda, saat ini radio diputar dari smartphone . Saat tinggal sendiri di kosan pun saya masih setia dengan aktivitas tersebut, tiduran sambil mendengarkan radio. Terkadang, dalam kondisi gelap, saya merenung. Merenung atas semua yang telah terjadi dan apa yang akan saya lakukan di masa mendatang....

Pengusaha, influencer, sosial media, dan pemasaran. Ada apa diantara mereka?

Gambar
Di era serba digital saat ini, siapa sih yang nggak punya media sosial? Pasti kita punya salah satu dari whatsapp, line, instagram, twitter, facebook, youtube, dll. Media sosial ini juga nggak pandang usia, jenis kelamin, ras, negara, pendidikan, atau apapun. Setiap orang berhak dan bisa menggunakan media sosial. Eh ada satu syaratnya, punya akses internet 😆😆😆 Media sosial ini sangat membantu berinteraksi loh. Nggak perlu bertemu bertatap muka, kita bisa tahu kabar dan kondisi teman atau sanak saudara yang jauh di sana. Media sosial juga memudahkan proses pemasaran, baik berupa barang ataupun jasa. Para produsen dapat secara langsung mengiklankan produknya, ataupun tidak langsung melalui orang lain, misalnya influencer . Agar lebih efektif, influencer yang dipilih adalah mereka dengan followers alias pengikut yang nggak sedikit. Selain dari segi jumlah followers , ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan para produsen dalam memilih influencer agar pemasarannya makin sukses. ...